Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sifat Naruto yang Patut Kamu Contoh

Siapa yang tidak mengenal serial anime Naruto. Anime dengan alur cerita perjuangan seorang ninja yang ingin menjadi Hokage ini memang sangat seru untuk ditonton. Hal yang paling menarik dari anime ini tentu saja sang karakter utamanya. Yaitu, Uzumaki Naruto. Bukan tanpa alasan, gayanya yang urakan dan tingkahnya yang aneh, tetapi memiliki sifat yang baik. Semakin menjadikan serial anime ini seru dan menarik.

Saat ini Naruto sudah menjadi Hokage, tetapi serial anime ini masih berlanjut dangan berganti judul menjadi Boruto, yang tidak lain adalah anaknya sendiri. Banyak hal yang dapat kamu contoh dari kesuksesan Naruto menjadi Hokage. Berikut adalah sifat-sifat Naruto yang dapat kamu contoh untuk menggapai impianmu.

1. Pantang Menyerah

Naruto sejak dari kecil sudah hidup tanpa kedua orang tua. Walau aslinya merasa kesepian, tetapi dia tidak menyerah dengan keadaan. Dia selalu ada cara untuk menghilangkan rasa kesepiannya, salah satunya dengan kehadiran teman-teman baik di sekelilingnya.

Di saat teman-temannya dapat berlatih bersama orang tuanya, Naruto hanya berlatih seorang diri. Namun, dia beruntung karena memiliki guru yang hebat seperti Kakashi dan Jiraiya, berkat kedua orang tersebut, naruto dapat berlatih hingga menjadi lebih kuat.

Walau begitu, Naruto tetap saja mengalami kesulitan tatkala berhadapan dengan musuh atau masalah yang berat, tetapi di sinilah kualitas dari Naruto diuji. Banyak ninja yang putus asa ketika berhadapan dengan sebuah kesulitan, dan lebih memilih menghindar. Namun, Naruto dengan sifat pantang menyerahnya malah menjadikan itu sebagai sebuah tantangan yang harus dilewati.

2. Pekerja Keras

Kehebatan Naruto memang tidak perlu diragukan lagi. Namun, segala pencapaiannya itu bukan didapat secara instan. Naruto sadar betul jika ingin menjadi ninja yang hebat, dia harus berlatih dengan keras. Ini terbukti saat dia belajar jutsu rasengan, walau begitu banyak kendala yang dihadapi, tetapi dia tetap bekerja keras agar jutsu itu dapat dikuasai.

Bahkan, di awal-awal saat belajar teknik berjalan di atas air, dia juga mengalami kesulitan, tetapi dia tetap serius dan tekun dalam mempelajari teknik tersebut, hingga akhirnya teknik tersebut berhasil dikuasai. Naruto memang bukan ninja yang pintar macam Sasuke, yang bisa dengan cepat menguasai jutsu baru. Namun, Naruto adalah ninja pekerja keras. Ninja yang selalu berusaha untuk mendapatkan apa yang dia inginkan.

Baca Juga: 15 Cara Ampuh Menghilangkan Jerawat Secara Alami

3. Rendah Hati

Banyak ninja ketika sudah merasa hebat dia akan merasa jumawa, menganggap dirinya yang paling hebat dibanding ninja lainnya. Contohnya, Orochimaru. Namun, berbeda dengan Naruto, meskipun di dalam dirinya terdapat kekuatan yang besar dari kyubi, tatapi dia tetap rendah hati. Dia sadar, segala pencapaiannya yang telah diraih, tidak akan berhasil, jika tanpa bantuan orang di sekelililngnya.

4. Mudah Memaafkan

Masa kecil Naruto terbilang kelam. Kyubi yang ada di dalam diri Naruto, ternyata menyimpan luka bagi desa Konoha. Ya, tepat saat naruto lahir, musang berekor 9 itu dimanfaatkan oleh Obito untuk menyerang Konoha. Hingga akhirnya, Hokage ke 4 (Ayah Naruto), terpaksa harus menyegel kyubi ke dalam tubuh Naruto.

Kyubi yang ada didalam tubuh Naruto, ternyata malah membuat warga desa menjadi ketakutan saat melihatnya. Bahkan, Naruto sering mendapat cacian dan dijauhi oleh warga desa. Namun, Naruto bukan orang yang pendendam, dia malah selalu mencari perhatian supaya ada orang yang mau berkawan dengannya. Sifat pemaaf Naruto membuat banyak orang berempati, hingga banyak yang sudah menjadi temannya menganggap Naruto adalah teman terbaiknya.

5. Fokus Tujuan

Naruto sudah dari kecil bercita-cita ingin menjadi Hokage. Demi mencapai keinginannya itu, dia selalu berusaha keras agar keinginannya itu terwujud. Meskipun begitu, banyak rintangan yang harus dihadapi, termasuk banyak juga dari teman-temannya yang mencaci bahwa dia tidak akan menjadi Hokage.

Namun, dia tidak putus asa, dan tetap fokus dengan tujuannya. Yaitu, menjadi hokage. Hingga akhirnya, semua jerih payah dan semua kerja kerasnya, mengantarkan dirinya menjadi hokage ke 7. Semua yang tadinya meremehkannya, berbalik menjadi memuji dan mengakui kehebatannya.

Bagi sebagian orang yang tidak menyukai Naruto. Atau, yang tidak suka dengan anime, menganggap naruto adalah film kartun biasa untuk anak kecil. Namun, bagi orang yang yang menyukai serial anime ini, Naruto bukan hanya sekedar tontonan biasa. Di setiap episodenya terdapat cerita seru, bahkan membawa pesan moral.