Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tips Membeli Motor Bekas untuk Orang Awam

Memiliki kendaraan pribadi merupakan keinginan setiap orang. Motor adalah salah satu pilihan yang layak untuk dimiliki, selain harganya relatif lebih murah jika dibandingkan dengan mobil, motor juga memiliki beberapa keunggulan. Diantaranya, lebih fleksibel melewati jalanan yang sempit, lebih lincah dikemacetan, tidak memerlukan garasi yang luas mengingat ukurannya yang kecil, dan biaya service yang relatif lebih terjangkau.

Tetapi jika Anda belum mempunyai motor dan ingin membeli motor baru. Namun, tidak mempunyai dana cukup. Motor bekas dapat menjadi solusinya, tetapi untuk membeli motor bekas Anda harus lebih selektif supaya terhindar dari masalah-masalah yang tidak diinginkan, terlebih jika Anda tidak mengerti dunia otomotif.

Berikut adalah tips-tips yang dapat membantu Anda dalam memilih motor bekas khususnya bagi orang yang tidak mengerti dunia otomotif.

1. Kelengkapan Surat-surat Kendaraan

Kelengkapan surat kendaraan adalah hal yang paling utama untuk diperhatikan. Surat kendaraan ini mencakup STNK dan BPKB. Karena ini menyangkut soal perpajakan dan juga after sell jika Anda ingin menjualnya kembali. Selain itu, jika Anda mempunyai surat-surat kendaraan secara lengkap maka kemanapun Anda pergi akan merasa aman, karena tidak takut jika ada razia pengamanan lalu lintas oleh Polisi.

Dalam hal ini, Anda memang harus jeli dalam membaca STNK dan BPKB-nya, sehingga cocok dengan nomer plat, nomer rangka, dan warna asli kendaraan sesuai yang tertera di STNK dan BPKB yang ada di motor.

Pastikan jika motor tersebut tidak telat pajak. Dan lihat siapa yang yang menjadi hak kepemilikan motor tersebut, karena ini menyangkut KTP pemilik motor tersebut untuk membayar pajak nanti.

2. Kondisi Kendaraan Luar

Kondisi kendaraan luar ini meliputi body, ban, velg, dll. Intinya kondisi motor yang dapat dilihat langsung. Untuk cek kondisinya, caranya dapat dilakukan secara langsung. Misalnya, pada bagian body kita dapat melihat apakah ada baret, retak, warna cat yang memudar, dan tanyakan juga apakah masih original atau sudah ada pergantian.

Baca Juga: Tips Memilih Kontrakan

3. Kondisi Mesin

Bagian utama pada sebuah motor adalah mesin. Cek apakah mesin masih dalam peforma yang baik. Caranya, dengan lihat pada bagian bawah mesin, apakah ada rembesan atau tetesan oli.

Tanyakan apakah sudah pernah turun mesin. Jika sudah, tanyakan apakah part yang diganti original atau tidak. Kemudian, nyalakan mesin, tarik ulur gasnya dan dengar, dan rasakan apakah bunyi dan getarannya masih normal.

Langkah selanjutnya, test ride motor tersebut dan rasakan tarikannya apakah masih layak atau tidak. Selain itu, ketika test ride Anda juga dapat merasakan suspensinya, masih enak atau tidak. Intinya ketika selama test ride ini Anda merasa nyaman, dengan rasa berkendaranya, ya sudah, berarti motor tersebut layak untuk dibeli.

4. Pembayaran Pajak

Ini adalah masalah yang sering terjadi ketika kita membeli motor bekas, yaitu pembayaran pajaknya. Seperti yang kita ketahui jika membeli motor bekas pembayaran pajaknya harus menggunakan KTP yang mempunyai hak milik secara sah yang tertulis pada BPKB dan STNK.

Yang sering terjadi biasanya sang pemilik ketika menjual motornya mengiming-imingi akan membantu kita dalam hal pengurusan pajak, tapi nyatanya ketika sudah hari H dia susah dicari, dan bahkan menghilang dan tidak bisa dihubungi lagi. Akhirnya kita sendiri yang kebingungan untuk membayar pajaknya, dan mau tidak mau kita harus balik nama.

Intinya ketika membeli motor memang harus berhati-hati, jangan mudah terpedaya. Namun, sebetulnya balik nama juga tidak masalah, memang awalnya saja yang ribet harus mengurus kesana kemari, tetapi jika proses sudah selesai kita juga yang diuntungkan setelahnya, karena membayar pajak jadi lebih mudah.

5. Service

Sebetulnya ini opsi tambahan saja, sih. Boleh dilakukan boleh tidak. Tergantung kondisi motornya juga. Jadi, setelah membeli motor bekas ada baiknya kita service dahulu. Ya, walaupun motor bekas, setidaknya sesudah diservice motor terasa lebih nyaman dan ada rasa-rasa seperti motor baru sedikitlah, hehehe.